Peningkatan Kualitas SMK
Jakarta, 1 Januari 2010 01:04
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjajaki kesempatan untuk bekerja sama dengan Pemerintah Jerman dalam bidang pendidikan kejuruan di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).
"Kita akan menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Jerman untuk peningkatan kualitas kurikulum SMK," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam pidato akhir tahunnya di Balaikota Jakarta, Kamis (31/12) malam.
Peningkatan kurikulum tersebut adalah agar para siswa terlatih dan terampil dalam mengoperasikan peralatan modern agar mudah dalam mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri. "Selain itu yang lebih utama adalah bagaimana mengupayakan tamatan SMK bukan sekedar mampu dan siap kerja, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya," kata Fauzi.
Saat ini di DKI Jakarta terdapat 563 SMK, yang 62 di antaranya adalah SMK negeri sedangkan sisanya adalah swasta.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran dan sistem administrasi sekolah bagi seluruh sekolah untuk meningkatkan kualitas.
Begitu juga dengan peningkatan kualitas guru melalui program sertifikasi dan penyetaraan kualifikasi guru serta peningkatan mutu layanan pendidikan melalui program SSN (Sekolah Standar Nasional), ISO dan program keahlian unggulan. "Pendidikan juga tetap menjadi prioritas dalam APBD dengan alokasi dana 20%," demikian Fauzi.
Sumber : http://www.gatra.com
Jakarta, 1 Januari 2010 01:04
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjajaki kesempatan untuk bekerja sama dengan Pemerintah Jerman dalam bidang pendidikan kejuruan di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).
"Kita akan menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Jerman untuk peningkatan kualitas kurikulum SMK," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dalam pidato akhir tahunnya di Balaikota Jakarta, Kamis (31/12) malam.
Peningkatan kurikulum tersebut adalah agar para siswa terlatih dan terampil dalam mengoperasikan peralatan modern agar mudah dalam mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri. "Selain itu yang lebih utama adalah bagaimana mengupayakan tamatan SMK bukan sekedar mampu dan siap kerja, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan kesempatan kerja bagi masyarakat lainnya," kata Fauzi.
Saat ini di DKI Jakarta terdapat 563 SMK, yang 62 di antaranya adalah SMK negeri sedangkan sisanya adalah swasta.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan memanfaatkan teknologi informasi dalam pembelajaran dan sistem administrasi sekolah bagi seluruh sekolah untuk meningkatkan kualitas.
Begitu juga dengan peningkatan kualitas guru melalui program sertifikasi dan penyetaraan kualifikasi guru serta peningkatan mutu layanan pendidikan melalui program SSN (Sekolah Standar Nasional), ISO dan program keahlian unggulan. "Pendidikan juga tetap menjadi prioritas dalam APBD dengan alokasi dana 20%," demikian Fauzi.
Sumber : http://www.gatra.com


0 komentar:
Posting Komentar