Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa hampir satu dari enam balita memiliki kesulitan dalam belajar berbicara. Menurut survey YouGov Online, empat diantaranya adalah anak laki-laki. Dan beberapa diantaranya, hingga usia 3 tahun belum bisa mengucapkan satu katapun. Penelitian juga menemukan bahwa hanya separuhnya, yang mendapat bantuan para ahli.
Jean Bruto, Peneliti dari England First “Communicatoion Champion” mengatakan sangat penting untuk anak-anak yang memiliki kesulitan belajar berbicara untuk mendapatkan bantuan dari tenaga profesional sedini mungkin. “Kemampauan berkomunikasi adalah hal mendasar yang akan mendukung kemampuan yang lainnya. Sehingga belajar berbicara adalah salah satu ketrampilan paling penting yang harus dimiliki oleh seorang anak,” terangnya.
Orangtua perlu berperan aktif dalam hal ini. Hal yang bisa dilakukan seperti, membacakan buku, dongeng, menyanyikan lagu, dan kegiatan lainnya untuk meningkatkan perkembangan bahasa. Menurut penilitian, anak-anak biasanya dapat mengucapkan kata pertamanya saat berusia antara 10-11 bulan. Kata-kata pertama mereka, biasanya “dada”,”papa,” “mama,” dan “mumi.”
Sumber : http://www.ayahbunda.co.id
Jean Bruto, Peneliti dari England First “Communicatoion Champion” mengatakan sangat penting untuk anak-anak yang memiliki kesulitan belajar berbicara untuk mendapatkan bantuan dari tenaga profesional sedini mungkin. “Kemampauan berkomunikasi adalah hal mendasar yang akan mendukung kemampuan yang lainnya. Sehingga belajar berbicara adalah salah satu ketrampilan paling penting yang harus dimiliki oleh seorang anak,” terangnya.
Orangtua perlu berperan aktif dalam hal ini. Hal yang bisa dilakukan seperti, membacakan buku, dongeng, menyanyikan lagu, dan kegiatan lainnya untuk meningkatkan perkembangan bahasa. Menurut penilitian, anak-anak biasanya dapat mengucapkan kata pertamanya saat berusia antara 10-11 bulan. Kata-kata pertama mereka, biasanya “dada”,”papa,” “mama,” dan “mumi.”
Sumber : http://www.ayahbunda.co.id


0 komentar:
Posting Komentar