
JAKARTA, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Angelina Sondakh akan terus berjuang agar para sarjana yang tunanetra bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
Kita harus mengakomodasi mereka secara proporsional di sejumlah bidang pekerjaan agar bisa memberi hasil lebih produktif dan bermutu.
-- Angelina Sondakh
"Itu juga yang kami lakukan melalui panitia kerja (Panja) DPR RI yang dibentuk khusus untuk penyelesaian tenaga honorer," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Untuk itu, kata Angelina, ia mendesak Pemerintah agar memprioritaskan para sarjana tunanetra dalam kebijakan pengangkatan PNS tidak saja untuk profesi guru, melainkan juga untuk mengisi berbagai posisi. Dia menambahkan, kualitas intelektual dan kemampuan kerja para tunanetra, apalagi yang telah bertitel sarjana, sesungguhnya tidak kalah dengan saudara-saudara lainnya.
"Kita harus bisa mengakomodasi mereka secara proporsional dan memang penting sekali memberdayakan mereka di sejumlah bidang pekerjaan yang nyatanya bisa memberi hasil lebih produktif serta bermutu," tambahnya.
Karena itu, dia dan rekannya di Komisi X DPR RI secara lintas fraksi akan terus berjuang menyuarakan upaya memprioritaskan pengangkatan para sarjana tunanetra itu menjadi PNS.
"Negara wajib hukumnya untuk mengakomodasi mereka pada berbagai kegiatan produktif serta memberi kontribusi signifikan bagi kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat," kata Angelina.
Sumber : http://edukasi.kompas.com
Kita harus mengakomodasi mereka secara proporsional di sejumlah bidang pekerjaan agar bisa memberi hasil lebih produktif dan bermutu.
-- Angelina Sondakh
"Itu juga yang kami lakukan melalui panitia kerja (Panja) DPR RI yang dibentuk khusus untuk penyelesaian tenaga honorer," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Untuk itu, kata Angelina, ia mendesak Pemerintah agar memprioritaskan para sarjana tunanetra dalam kebijakan pengangkatan PNS tidak saja untuk profesi guru, melainkan juga untuk mengisi berbagai posisi. Dia menambahkan, kualitas intelektual dan kemampuan kerja para tunanetra, apalagi yang telah bertitel sarjana, sesungguhnya tidak kalah dengan saudara-saudara lainnya.
"Kita harus bisa mengakomodasi mereka secara proporsional dan memang penting sekali memberdayakan mereka di sejumlah bidang pekerjaan yang nyatanya bisa memberi hasil lebih produktif serta bermutu," tambahnya.
Karena itu, dia dan rekannya di Komisi X DPR RI secara lintas fraksi akan terus berjuang menyuarakan upaya memprioritaskan pengangkatan para sarjana tunanetra itu menjadi PNS.
"Negara wajib hukumnya untuk mengakomodasi mereka pada berbagai kegiatan produktif serta memberi kontribusi signifikan bagi kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat," kata Angelina.
Sumber : http://edukasi.kompas.com


0 komentar:
Posting Komentar