15.973 Anak Yatim Peroleh Bantuan Rp 8 Miliar Lebih

Author wong cilik Category

Oleh : Salim Segaf Al Jufri

JAKARTA,
Kementrian Sosial RI menyerahkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp 8 miliar lebih untuk 15.973 anak yatim di Indonesia, mulai kampung-kampung kumuh di Jakarta sampai ke Pulau Madura.
Sebelumnya, pelayanan sosial anak seakan tersubsektor tanpa ada kaitan pelayanan yang satu dengan yang lainnya.

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Rabu (10/3/2010), di Jakarta, menyerahkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp 8 miliar lebih untuk 15.973 anak yatim di Indonesia. Selain penyerahan, juga ditandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan Yayasan Yatim Mandiri sebagai mitra kerja Kementerian Sosial dalam bidang pengasuhan anak-anak yatim berbasis keluarga.

"Kerjasama bertujuan untuk meningkatkan pola pengasuhan dan perlindungan anak yatim kurang mampu agar dapat mengikuti pendidikan, memperoleh pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, bimbingan keagamaan dan pencegahan penggunaan narkotika," kata Salim.

Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) bagi anak-anak yatim yang kurang mampu, lanjut Mensos, merupakan salah satu model pelayanan, di mana anak yatim yang terjangkau pelayanan oleh Yayasan Yatim Mandiri merupakan anak-anak yang mendapatkan pengasuhan berbasis keluarga.

Menurutnya, anak yatim tetap mendapatkan kasih sayang dari ibunya atau keluarganya dan dibantu memenuhi kebutuhan dasarnya seperti beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta bimbingan nilai-nilai keagamaan.

"Sebelumnya, pelayanan sosial anak seakan tersubsektor tanpa ada kaitan pelayanan yang satu dengan yang lainnya, masih belum fokus terhadap pelayanan anak yang termarginalkan dan miskin. Artinya, masih banyak anak yang belum tersentuh pelayanan sosial," paparnya.

Menurut Mensos, dengan kondisi anggaran dan coverage rate layanan terbatas dan stagnan, program dan kegiatan masih belum fokus terhadap anak dari keluarga miskin dan termarginalkan, serta tidak secara signifikan anggaran yang ada dapat termanfaatkan dan terjangkau oleh anak tersebut, menyebabkan pertumbuhan masalah anak tetap makin meningkat.

Kementerian Sosial, kata Salim, mengucapkan apresiasi luar biasa kepada Yayasan Yatim Mandiri yang telah menghimpun dana umat, dan kegiatan yang dilakukan sangat membantu pemerintah, khususnya Kementerian Sosial. Dari data terungkap, lanjut Mensos, sudah 57.303 anak yatim telah mendapatkan bantuan dana pendidikan dengan anggaran yang tersalurkan kurang lebih Rp 11,9 miliar, sejak 16 tahun lalu.

Sampai ke Madura

Direktur Yayasan Yatim Mandiri, Zakariya mengutarakan, Yayasan Yatim Mandiri mendapatkan sumbangan pendidikan dari sekitar 69.495 donatur. Yayasan telah menyalurkan total bantuan sebesar Rp 11,871 miliar untuk 57.302 anak yatim. Dana bantuan tersebut, kata Zakariya, diberikan kepada anak-anak mulai dari kampung kumuh di Jakarta sampai di pulau terkecil di Madura.

"Jika anak-anak yatim itu ingin kuliah, maka kami siap menampung mereka di kampus kami di Mandiri Enterpreneur Center. Mereka tinggal belajar dan beribadah saja. Sebab, semua biaya kuliah mereka ditanggung Yayasan Yatim Mandiri," katanya.

Pada kesempatan itu, artis Rina Gunawan juga diangkat sebagai Bunda Yatim. Rina sempat membacakan puisi "Cinta Bunda bukan Cinta Biasa". Rina menyatakan syukur dan mengaku merinding ketika diangkat menjadi Bunda Yatim.

"Subhanallah. Saya punya dua anak dan saya baru merasakan kehilangan adik kandung. Saya bersyukur dan merinding ketika diangkat jadi Bunda Yatim. Bertemu adik-adik (anak yatim), begitu terasa dekat dan bahkan langsung nangis," ujar Rina.

Di acara ini, Rina sendiri langsung menjadi orang pertama yang mengisi kotak koin peduli keyatiman. Aksi itu disusul kemudian oleh Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri.

Sumber : http://edukasi.kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar

Theme by New wp themes | Bloggerized by Dhampire